PEMBERDAYAAN RAKYAT INDONESIA MELALUI PELATIHAN DAN PENDIDIKAN DESAINER
DENGAN MEMANFAATKAN TEHNOLOGI INTERNET
I. Pendahuluan
UCAPAN TERIMAKASIH SEBAGAI RASA SYUKUR
Apapun alasanya dan dengan segala kerendahan hati, dari lubuk hati yang paling dalam saya ucapkan terimaksih yang sangat luar biasa setelah Alloh SWT, Bapak Embok juga kepada temanku AQIB Alisya tetanggaku yang sudah berhasil mendidik menuntun dan memotivasi saya sehingga saya menemukan sebuah peluang kerja yang sangat membahagiakan saya dan keluarga juga untuk Mas Alfun dan Mas Anindito juga Mas Andi prasetyo sebagai cikal bakal kampung desainer Kaliabu, Semoga semuanya mendapat imbalan yang jauh lebih baik dari apapun dari Alloh SWT. AMIN
dalam kesempatan ini pula, karena berkat beliau dan Perusahaan beliau saya dapat sarana untuk mempertahankan hidup bersama keluarga. Tak terlupakan juga saya ucapkan dan saya sampaikan berjuta terimakasih untuk Yang terhormat :
- Pak H. Yan Soedaryanto Bayan Kutoarjo, Direktur Utama LPK AQUARIUS PURWOREJO,
- Mbak PON Purworejo, Istruktur AQUARIUS,
- Pak Sapto Winarno, Pim Cab AQUARIUS PEKALONGAN,
- Pak Agus dan Pak Yudi PO SUMBER ALAM KUTO ARJO,
- Pak Handoyo dari PO HANDOYO Magelang
- Pak Haji Budiman dan Haji ATENG dari PO BUDIMAN Tasikmalaya
- Pak Tik dari PO PUTRA REMAJA Yogyakarta
II. Dasar
Sebagai contoh nyata, menurut sejarah pada tanggal 17 Agustus 1945, Negra Indonesia telah memproklamirkan kepada dunia bahwa Indonesia sudah merdeka berdaulat penuh kedalam sebuah negara kesatuan republik Indonesia dari setelah sekian lama Rakyat Indonesia hidup dibawah tekanan penjajah.
Sejak Indonesia merdeka dengan presiden petamanaya Sang Proklamator Yang terhormat Bapak Ir. Soekarno hingga berganti ganti pemimpin atau Kepala Negara hingga saat artikel ini di tulis bertepatan negara Indonesia di kepalai oleh seorang Presiden kelahiran Solo Jawa tengah Yang Terhormat Bapak Ir. Joko wido di bantu olah Yang Terhormat Bapak Yusuf Kala sebagai wakli presiden, selama pergantian dari presiden pertama hingga presiden terakhir yang pasti dari masing masing presiden mempunyai kelebihan dan kekurangan masing masing. Disini tidak akan membahas maslah kelebihan atau kekurangan dari masing masing pemimpin, Yang akan dibahas di ulas atau direnungkan adalah bagaimana Indonesia dimasa yang akan datang, bagai mana anak anak dan cucu kita menikmati hidup di Tanah pusaka Indonesia Raya dimasa yang akan datang.
Masih teringat dalam otak bahwa dulu ketika Presiden pertama Indonesia di jabat oleh Bapak Ir. Soekarno, beliau pernah marah merasa dirinya bangsanya rakyatnya teraniyaya tidak di hargai terdholimi pada tgl 10 April 1964...presiden Ir Soekarno mnyampaikan pidato GANYANG MALAYSIA...10 tentara malaysia yg masuk ke indonesia mka akan ada 100 orng sukarelawan yang akan masuk ke Malaysia....1000 orng Malaysia yang msuk indonesia maka akan ada10.000 skarelawan yg msuk Malaysia...GANYANG MALAYSIA dan lain lain, hingga beliau ucapkan dengan semangat juangnya "GANYANG MALAYSIA"
Diungkapnya peristiwa tersebut sama sekali bukan bermaksud memprovokasi pemerintahan saat ini agar bersateru dengan pemerintahan negara tetangga Malaysia, tetapi hanya sekedar mengingatkan bahwa, Indonesia adalah negara yang bermartabat, negara berwibawa, negara besar, Negara yang bermoral, dengan di buktikan bawa pada saat itu banyak pegawi guru dan pegawai pegawai profesional lainya di malaysia banyak yang merekrut dari Putra Putri Negara indonesia, dan kebetulan Saya mempunyai Pakde ( Kakak ipar dari Ibu) berasal dari Banjar negara Jawa Tengah menjadi guru di Malaysia dan menjadi warganegara Malysia hingga saat ini, dan kemungkinan beliau sudah pensiun. Dalam hal ini ketika ada negara lain yang berperilaku tidak sopan kepada Negara Indonesia seperti pada saat itu maka kalimat Ganyang Malaysia terucap oleh sang proklamator.
............
Diungkapnya peristiwa tersebut sama sekali bukan bermaksud memprovokasi pemerintahan saat ini agar bersateru dengan pemerintahan negara tetangga Malaysia, tetapi hanya sekedar mengingatkan bahwa, Indonesia adalah negara yang bermartabat, negara berwibawa, negara besar, Negara yang bermoral, dengan di buktikan bawa pada saat itu banyak pegawi guru dan pegawai pegawai profesional lainya di malaysia banyak yang merekrut dari Putra Putri Negara indonesia, dan kebetulan Saya mempunyai Pakde ( Kakak ipar dari Ibu) berasal dari Banjar negara Jawa Tengah menjadi guru di Malaysia dan menjadi warganegara Malysia hingga saat ini, dan kemungkinan beliau sudah pensiun. Dalam hal ini ketika ada negara lain yang berperilaku tidak sopan kepada Negara Indonesia seperti pada saat itu maka kalimat Ganyang Malaysia terucap oleh sang proklamator.
............